Kementan; Mulai 1 September 2020 Pupuk Bersubsidi Wajib Ditebus Menggunakan Kartu Tani

gestria 09 Oktober 2020 14:53:41 WIB

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap, petani dan insan pertanian lainnya mendukung perubahan pola pendistribusian bantuan dengan kartu tani. “Sekarang ada perubahan pola distribusi agar bantuan yang diberikan pemerintah lebih efektif, lebih tepat kepada pihak yang memang membutuhkan, termasuk bantuan pupuk subsidi,” ujarnya, Rabu (9/9/2020). Dia juga meyakinkan petani soal keamanan program ini. Sebab, distribusi pupuk subsidi tetap mengacu pada elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) by name by address yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan). “Pola ini valid hingga 94 persen, dan tentu pendistribusian dengan kartu tani akan menyempurnakan pola tersebut,” tuturnya.

Adapun, pemerintah melalui kementan akan menerapkan pendistribusian bantuan melalui kartu tani secara bertahap. Pada tahap awal, kartu tani akan diterapkan di empat daerah, yaitu Pulau Jawa, Madura, Sumbawa, dan Sumbawa Barat mulai Selasa (1/9/2020) lalu. Selain itu, implementasi kartu tani ditargetkan berlaku efektif di seluruh Tanah Air pada 2021. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengungkapkan, pihaknya memahami perubahan pola ini membuat petani harus melakukan penyesuaian. Oleh karena itu, implementasi kartu tani dilakukan secara bertahap.


Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Wiwit Agung Desa Sendangsari

Pengambilan Sumpah Jabatan Pamong Baru, 2017

Visi Misi Lurah Desa Sendangsari

Mars Sendangsari

Pengumuman

...web ini masih terus kami kembangkan, sila kritik dan saran diberikan kepada kami....

Kalender